Bahagiakan Anak dengan Mendengar 100%

mendengar-anak-300x168

Cara Bahagiakan Anak

Kalau ditanya, apakah Anda mendengarkan 100% apa yang disampaikan oleh anak Anda? Sebagian akan menjawab mendengar 100%, sebagian lagi kadang-kadang, dan sebagian lagi menjawab kurang dari 100%. Kenapa mendengar 100% menjadi penting?

Coba rasakan saat kita berbicara dengan seorang teman dengan penuh semangat tentang suatu hal, kemudian teman tersebut mendengarkan atau menanggapi dengan dingin atau sambil mengetik SMS, membaca majalah atau kegiatan lain yang memperlihatkan bahwa teman tersebut kurang perhatian dengan apa yang disampaikan. Pasti kita merasa kesal atau merasa tidak nyaman.

Demikian pula anak-anak. Ketika mereka dengan gembira menemui
kita dan ingin menceritakan tentang sesuatu atau menanyakan sesuatu,
kemudian di tanggapi dengan mata menatap buku, mengetik di laptop
atau sambil memasak, bahkan ada yang menyuruh anaknya agar tidak
mengganggu dirinya karena kesibukan dengan hobi atau pekerjaannya.
“Doni ayo kamu main di luar, Bapak lagi sibuk.”, “Sandra jangan ganggu
ibu, ibu lagi memasak.” Dan berbagai macam kalimat yang dapat
mengecewakan anak. Apa yang mereka rasakan? Apakah mereka kesal
atau merasa tidak nyaman?

Ya, mereka juga sama dengan kita yang merasa kecewa apabila
tidak diperhatikan. Tapi coba sebaliknya ketika anak datang dan ingin
bercerita, lalu kita hentikan kegiatan, kemudian mendengar dengan
penuh perhatian, maka mereka akan merasa bagai orang yang penting,
sehingga membangun kedekatan kita dengan mereka, dan memudahkan
agar kita menjadi idola dan referensi dalam kehidupannya.

Dengarkanlah anak Anda 100% dan waspadalah ketika Anda kurang
perhatian sehingga anak Anda menjadikan orang lain (terutama teman
dan lingkungan yang negatif) sebagai idola dan referensinya. Bersiaplah
menuai masalah. Oleh karena itu, jangan biarkan masalah datang karena
hal yang sepele karena kita tidak mendengar 100%, karena kita dianggap
mereka kurang perhatian.

Jadi kita harus fokus mendengarkan anak? Ya, betul. Kita harus
fokus. Saya yakin diantara kita banyak yang telah mempraktekkan
fokus, terutama untuk bisnis dan karir. Sekarang diterapkan untuk anak
kita. Hingdranata Nikolay salah satu Licensed Trainer NLPTM dalam
tulisannya menyebutkan bahwa FOKUS menentukan apa yang dilihat,
dengar dan rasakan. FOKUS mempengaruhi tubuh dan pikiran Anda. Apa yang fokuskan termanifestasi secara fisik di dunia nyata, entah kita inginkan atau tidak. Fokus mendengarkan anak, maka lihatlah anak Anda akan menjadi anak yang bahagia dan sukses.

Mari kita mendengar anak 100% dengan kiat

sebagai berikut :

A. Hentikan kegiatan ketika anak Anda ingin menyampaikan sesuatu.
B. Arahkan tubuh dan wajah kepadanya.
C. Biarkan dia bicara sampai puas, dan berikan saran kalau diminta.
D. Menggunakan bahasa tubuh untuk merespon pembicaraan anak.
Ya, kiat yang mudah dan ringkas…Lets do It Semoga anak kita
menjadi anak yang bahagia dan sukses.

Konsultasi/Terapi Anak Bermasalah : 082148869567